Warna kontras merujuk pada kombinasi antara dua atau lebih warna yang saling bertolak belakang, menciptakan efek visual yang mencolok saat dipandang. Konsep ini sering disebut dengan luminance, yang menunjukkan tingkat kecerahan atau kegelapan suatu warna. Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut mengenai warna kontras, simak informasi berikut!

Apa Itu Warna Kontras?

Warna kontras merupakan skema yang memperlihatkan perbedaan nilai dan tingkat kecerahan antara dua atau lebih warna. Berdasarkan teori desain, konsep ini biasanya mengacu pada penggunaan warna latar depan yang berbeda tingkat kecerahannya dengan latar belakang.

Dalam dunia desain, contrast colors memiliki berbagai fungsi penting. Salah satunya adalah untuk menonjolkan elemen atau bagian tertentu dari desain, agar lebih menarik perhatian. Misalnya, saat mendekorasi sebuah ruangan, penggunaan kontras dapat mengarahkan fokus orang ke area tertentu, sementara latar belakangnya lebih sederhana.

Itulah alasan mengapa banyak desain ruangan yang memilih latar belakang putih atau warna netral dengan kombinasi warna-warna yang lebih mencolok.

Jenis-Jenis Warna dan Contohnya

Berikut adalah beberapa jenis warna kontras:

  1. Warna Hue
    Warna hue adalah kategori warna dasar dengan tingkat kecerahan tertinggi. Contoh warna hue adalah merah, biru, dan kuning yang termasuk dalam warna primer. Kombinasi setidaknya ada tiga yang dapat menghasilkan rona kontras yang jelas, terutama bila ketiganya digunakan bersama-sama.

  2. Kontras Gelap-Terang
    Kontras ini berfokus pada perbedaan antara gelap dan terang, yang saling berlawanan satu sama lain. Salah satu contoh yang paling umum adalah kombinasi hitam dan putih.

  3. Kontras Dingin-Hangat
    Kontras dingin-hangat menggambarkan perbedaan antara suasana hangat dan dingin. Sebagai contoh, perpaduan antara merah yang hangat dengan biru yang dingin menciptakan efek visual yang menarik.